Tips Jika ditanya apa Kelebihan dan Kekurangan Kamu Saat Interview
Biasanya ada tips dari orang yg berpengalaman bilang, sebutkan 3 kelebihan dan sebutkan 3 kekurangan kamu saja.
Nah ternyata ada tips lain menjawab pertanyaan HRD ini.
Mari kita bahas, nah sekarang hal yang harus kamu lakukan adalah mengetahui alasan kenapa HRD menanyakan hal ini kepada kamu?.
Apakah dia mengetes kamu? Apakah HRD tidak mengetahui bagaimana karakter kamu? Nah ternyata alasan HRD menanyakan hal ini adalah, apakah kamu mengenali diri kamu sendiri.
Terus apa gunanya? Apa bedanya kamu mengenali diri kamu sendiri dan tidak? Nah ternyata jika kamu mengenali diri kamu sendiri manfaatnya adalah, kamu bisa mencari solusi sendiri untuk kekurangan kamu. Serta kamu bisa tau bagaimana kamu menggunakan skil kamu di bidang yang tepat.
Nah kalo kamu tidak tahu apa kelebihan dan kelemahan kamu maka kamu pasti kesulitan menghadapi masalah. Kamu tidak tahu, apa yang harus kamu lakukan dan apa yang tidak boleh kamu lakukan?
Tipe orang yang tidak mengenal dirinya sendiri sulit berkembang, itulah kenapa alasan HRD menanyakan apa kekurangan dan kelebihan kamu.
Oke mari kita bahas tips nya sekarang.
Jika HRD bertanya apa kelebihan dan kekurangan kamu, maka kamu tidak boleh menjawab seperti ini:
Kelebihan saya
Mampu bekerja sama dengan baik
Teliti
Dan sabar
Kalo kekurangan saya
Kurang fokus
Nah itu kureng ya guys.
Nah tipsnya kamu harus menjawab seperti ini.
Kelebihan saya adalah, mampu menggunakan Microsoft excel dengan baik, bisa menganalisis data.
Nah itu untuk kelebihan, lalu untuk kekurangan bagaimana?
Nah untuk kekurangan kamu harus menjawab disertai dengan usaha kamu membenahi kekurangan tersebut.
Nah saya akan berikan 3 contoh kekurangan dan cara mengatasinya.
1. Kekurangan saya adalah kurang bisa fokus, tetapi sekarang saya sedang dalam latihan metode mempertahankan fokus dengan lama, yaitu dengan banyak membaca buku, mendengarkan musik, membatasi screen time saya denga gadget dan memperbanyak olahraga di luar ruangan.
Metode tersebut membuat fokus saya membaik dari waktu ke waktu.
2. Kekurangan saya adalah kurang percaya diri, namun saya sekarang mulai banyak bergaul dan belajar mendengarkan pov orang lain. Belajar listening atau mendengarkan pendapat orang lain membuat saya lebih percaya diri dan menanamkan rasa mampu mengatasi semua masalah. Sebelumnya saya overthinking dengan diri saya tapi dengan mendengarkan orang lain membuat saya menjadi lebih terbuka dan lebih bisa mengolah pikiran saya.
3. Kekurangan saya adalah kurang mampu bekerjasama dengan teman kerja, saya kesulitan beradaptasi dan membagi tugas, tapi saya sudah berlatih dengan metode menjalin komunikasi dengan rekan kerja.
Saya mulai membiasakan diri mengobrol secara personal dengan rekan kerja saya agar tercipta chemistry yang baik.
Tentunya kami membicarakan tentang saling support dan bertoleransi demi profesionalitas. Ternyata berkomunikasi membuat saya bisa bekerja sama dengan rekan kerja lebih baik.
Nahh itu beberapa contoh kekurangan kamu, kamu harus cari kekurangan kamu dan kamu juga harus mencari tahu apa solusinya.
Karena pada dasarnya semua orang punya kekurangan, dan kamu tidak boleh menutupi kekurangan-kekurangan kamu.
HRD bukan tipe orang yg menjudge kamu, karena HRD menjaga etika profesi mereka, kamu harus jujur dan menceritakan apa yang dibutuhkan HRD untuk diketahui.
Yang terpenting bukan seberapa sempurna kamu, tapi seberapa kamu mengenal diri kamu sendiri, dan seberapa kuat kamu mau memperbaiki diri kamu.
HRD mungkin akan bersikap sedikit offensif jika jawaban kamu berbelit-belit dan tidak sesuai fakta, karena HRD harus punya gambaran tegas seperti apa karakter kamu.
Kalo HRD merasa ada sesuatu yang tidak cocok maka HRD akan berusaha keras mencari tahu mana yg benar mana yang bohong dari semua ucapan kamu.
Jadi kunci pada interview ini bukan pada kesempurnaan tapi pada kemauan mengenali diri, mengakui diri dan berdamai, lalu berusaha mengubah sifat kekurangan kamu.
Yang ditakutkan adalah kamu denial, atau menyangkal kekurangan kamu, itu akan merepotkan banyak orang apalagi di dunia kerja, malah akan merusak lingkungan kerja.
Karena kamu akan terus melakukan pembenaran atas kesalahan kamu dan bukannya introspeksi tapi malah menyalahkan orang lain.
Nah itu dia tipsnya, saya kira tulisan ini manusiawi dan lebih valid diterima perasaan kalian semua daripada buatan AI.

Komentar
Posting Komentar
Berikan Komentarmu Tentang Postingan Ini😁